Dear My FaNiLi

Mungkin, ah tidak tapi sepertinya, ah tidak juga tapi itu pasti aku telah melakukan kesalahan yang membuat kalian jadi seperti ini dan mungkin berpikiran yang buruk terhadapku, oke aku akui itu. Aku minta maaf.

Tapi apakah kalian tahu kenapa aku tiba-tiba seperti ini dan menjauh tanpa alasan? Ahh sebenernya aku tidak berniat menjauh dari kalian hanya saja ingin melenyapkan rasa kecewa ku yang ku pendam. Dan kemarin sepertinya rasa kecewa ku telah memuncak. Aku adalah tipe orang yang bukan dengan gampangnya selalu bercerita apakah aku sedang senang sedih rapuh ataupun terluka. Jangan kalian tanya mengapa. Aku juga tidak tahu kenapa dan itu sangatlah menyesakkan. Mungkin yang kalian tahu aku selama ini hanya selalu riang dan seperti tidak mempunyai masalah. Kalian salah, dibalik sifat ku yang seperti adem ayem saja sebenernya banyak unek-unek di hati dan aku tidak bisa mengeluarkannya.

Mungkin kemarin adalah puncak kekecewaanku dan semua unek-unekku. Aku hanya menutupinya dengan kejutekanku dan kesinisanku. Tapi apakah kalian tidak ada yang menyadari di balik sifat burukku itu aku sebenarnya sangatlah rapuh menahan semua unek-unekku dan rasa kecewaku? Kalian hanya melihat ku dari luarku saja, dari sifat burukku yang kutunjukkan pada kalian. Dan mungkin kalian akan langsung menilaiku bahwa aku sangatlah buruk dengan sifat tiba-tiba ku kemarin. Dan aku sebenarnya sangatlah sedih kalau kalian berpikiran seperti itu dan langsung menarik kesimpulan tentang diriku tanpa tahu ada a

pa denganku.

Kalian lebih memilih meninggalkan aku dan membiarkan aku dalam kesendirian walaupun banyak teman yang lain di sekitarku. Aku tau kalian pasti mempunyai rasa bingung terhadapku dan ketika kalian pergi meninggalkan ku aku tau mungkin kalian juga akan sedih dan juga mempunyai rasa jengkel terhadapku. Dan kalian pun langsung mengungkapkan perasaan kalian yang aku tahu itu di tunjukkan kepadaku dan itu sangat menusuk bagiku. Aku tau kalian sangatlah sedih dan aku tau perasaan kalian ketika aku berbuat seperti itu. Aku sangat minta maaf atas itu. Tapi apakah kalian bisa mengerti perasaan ku juga? Apakah kalian hanya mengerti dengan sifat-sifat burukku? Oke itu tidak apa-apa, aku akui itu karna aku yang salah yang tidak bisa mengeluarkan semuanya dan hanya mengeluarkan dengan sifat burukku yang membuat kalian menilai ku seperti itu. Tapi apakah kalian tahu semenjak ada seseorang yang pada saat itu juga mengatakan sesuatu yang sangat sangat membuatku semakin rapuh dan kecewa yang dengan seenaknya dan segampangnya mengucapkan itu tanpa memikirkan perasaanku juga? Yang dengan mudahnya mengambil kesimpulan tentangku? Sungguh itu sangat menyakitkan!! Saat itu, itu membuktikan bahwa feeling ku benar bahwa aku seperti tidak terlalu dianggap oleh kalian, ah mungkin hanya seorang saja. Tapi tolong janganlah mengatakan kalimat yang bermaksud menyindirku atas perasaan kalian dan aku menemukan satu kalimat yang benar benar menganggapku tak ada. Sesakit itukah kalian padaku? Aku sungguh minta maaf. Tapi kalau kalian memang sudah menganggapku seperti itu aku terima.

Aku tau kalian menangis karna ku. Aku pun sebenarnya juga. Hanya bedanya saja kalian menangis bersama sedangkan aku hanya sendiri dan tidak ada yang tahu. Tapi itu memang pantas aku terima.

Aku harap kalian mengerti jika aku seperti itu.

Maafkan aku yang telah membuat kalian mempunyai pikiran tentangku. Terima kasih kalian masih menghargaiku sebagai teman k

alian. Hahaha maaf ya aku jadi mendramatisir seperti ini dan jujur baru pertama kali aku menulis seperti ini. Tapi hanya ini yang bisa ku perbuat untuk mencegah tangisku di depan kalian. Aku tidak ingin terlihat lemah di depan kalian dan hanya menunjukkan sifatku yang keras yang akhirnya ku tunjukkan pada kalian. Dan aku juga lebih memilih menunjukkan sifat burukku pada kalian daripada sifat sok periang yang seolah olah tanpa beban pikiran yang aku punya. Maafkan aku yang telah membuat hati kalian sakit dan sedih. Ku harap kalian mengerti. Maafkan aku. Maaf maaf maaf maaf maaf maaf maaaffff… aku harap kalian dapat memaafkan temanmu yang tak berguna ini. Aku sungguh minta maaf pada kalian. Sekali lagi maaf dan maafff..

 

 

Apakah Koperasi Menguntungkan Secara Keuangan Bagi Anggotanya ?

         Tentu saja menguntungkan, pasalnya dengan adanya koperasi kebutuhan para anggota dapat diperoleh di koperasi. Dengan terpenuhinya kebutuhan anggota maka semakin meningkatlah kesejahteraan anggota koperasi. Dengan memajukan kesejahteraan anggotanya berarti koperasi juga memajukan kesejahteraan masyarakat dan memajukan tatanan ekonomi nasional.

        Keseluruhan tujuan koperasi tersebut adalah dalam rangka mewujudkan masyarakat yang , adil, dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Pengertian sederhananya: bahwa koperasi bermanfaat bagi anggotanya.Manfaat paling utama adalah anggota dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Misalnya dengan adanya koperasi, anggota dapat meminjam uang pada koperasi untuk modal usaha.

        Manfaat koperasi bagi anggota tidak hanya memenuhi kebutuhan anggota. Jika kita menjadi anggota sebuah koperasi, maka kita akan memperoleh manfaat lain yakni:

a. Pada akhir tahun setiap anggota mendapat keuntungan yang disebut Sisa Hasil Usaha (SHU)

b. Setiap anggota dapat berlatih berorganisasi dan bergotong royong

c. Setiap anggota dapat berlatih bertanggung jawab

d. Anggota dapat memiliki investasi

e. Koperasi bisa membebaskan anggotanya dari lilitan hutang

f. Koperasi bisa memberikan anggotanya tingkat bunga simpanan yang lebih besar

g. Koperasi biasanya menjual barang dengan lebih murah

h. Setiap anggota dapat berlatih bertanggung jawab

i.  Modal bersama ,dengan modal bersama berarti tidak perlu membayar bunga pinjaman modal

j. Operasionalnya di lakukan bersama-sama sehingga tidak banyak mengeluarkan cost pengelolaan.

        Maka tujuan utama koperasi adalah untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Dengan adanya koperasi anggota yang membutuhkan kebutuhan pokok dapat membeli di koperasi dengan harga yang lebih murah. Anggota yang membutuhkan pinjaman modal usaha dapat meminjam di koperasi. Dengan demikian para anggota dapat terbebas dari rentenir yang meminjamkan uang dengan bunga sangat tinggi.

       Keuntungan koperasi akan dikembalikan kepada anggota sebagai SHU (Sisa Hasil Usaha). Tentu saja setelah dikurangi biaya-biaya operasional. Pembagian keuntungan atau sisa hasil usaha ini dibagi secara adil sehingga tidak ada yang dirugikan.

       Dengan terpenuhinya kebutuhan anggota maka semakin meningkatlah kesejahteraan anggota koperasi. Dengan memajukan kesejahteraan anggotanya berarti koperasi juga memajukan kesejahteraan masyarakat dan memajukan tatanan ekonomi nasional.

Apakah Prinsip Ekonomi Koperasi Sesuai Dengan Kebutuhan Bangsa Indonesia?

Iya, prinsip ekonomi koperasi sesuai dengan kebutuhan bangsa Indonesia karena Indonesia memiliki sistem ekonomi yang lain dari pada yang lain, yaitu sistem demokrasi ekonomi, yang prinsip-prinsip dasarnya tercantum dalam Undang Undang Dasar 1945 pasal 33 tentang koperasi Indonesia dan dalam Bab II, bagian Kedua, Pasal (5) UUNo.25 Koperasi tahun 1992 dijelaskan beberapa prinsip ekonomi koperasi, yaitu :

v  Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka;
v  Pengelolaan dilakukan secara demokratis;
v  Pembagian sisa hasil usaha dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota;
v  Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal;
v  Kemandirian.
 
Berdasarkan uraian diatas bangsa Indonesia membutuhkan koperasi untuk menggerakan perekonomian, karena koperasi tersebut bersifat sukarela dan terbuka sehingga masyarakat atau anggota koperasi tidak terbebani dengan adanya persyaratan yang memberatkan sesorang terlibat dalam koperasi terutama dalam pinjaman dana untuk modal usaha karena dalam Koperasi tersebut tidak ada jaminan dan tidak ada bunga namun dilakukan berdasarkan dengan bagi hasil sesuai dengan jasa usaha masing-masing.

Pada dasarnya prinsip ekonmi koperasi di atas sudah sesuai dengan kebutuhan bangsa Indonesia karena seperti yang kita ketahui bahwa bangsa Indonesia dewasa ini membutuhkan koperasi untuk menggerakkan dan mengembangkan perekonomian Indonesia, terutama untuk kegiatan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang semakin banyak bermunculan belakangan ini. Tujuan koperasi untuk mensejahterahkan anggota-anggotanya.

Berdasarkan uraian di atas, menurut saya prinsip ekonomi koperasi sudah sesuai dengan kebutuhan bangsa Indonesia yang sebagian besar penduduknya terdiri dari golongan ekonomi lemah dan kegiatan Usaha Kecil Menengah (UKM).

Prinsip koperasi Indonesia:

o  Kita selalu melakukan trade off
o  Biaya adalah segala seuatu yang akan anda korbankan untuk memperoleh sesuatu
o  Orang rasional berfikir hidup secara bertahap
o  Orang selalu bereaksi terhadap insentif
o  Perdagangan dapat menguntungkan semu pihak
o  Pasar secara umum merupakan wahan yang baik guna mengkoorninasikan kegiatan ekonomi
o  Pemerintah adakalanya dapat memeperbaiki hasil kerja dan mekanisme pasar
o  Standart hidup suatu negara tergantung pada kemampuan memroduksi suatu barang dan jasa
o  Harga- harga akan meningkat apabila mencetak uang terlalu banyak
o  Masyarakat menghadapi trade off jangka pendek antara infasi dan penganguran
 
Prinsip ekonomi koperasi yang sesuai dengan kebudayaan Indonesia:
a)      Koperasi selalu melakukan trade off untuk mencapai keuntungan yang diharapkan
b)      Hasil perdagangan dapat menguntungkan semua pihak ( anggota koperasi )
c)      Biaya – biaya yang berasal dari anggota dipakai untuk memperoleh suatu laba
d)     Koperasi dimiliki oleh semua anggota koperasi

Koperasi sebagai suatu sistem yang turut serta mewarnai kehidupan perekonomian Indonesia telah memiliki legalitas tersendiri yang tertuang dalam Undang-Undang No. 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian. Dimana setiap kegiatannya dilandaskan berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan. Prinsip – prinsip yang dianut koperasi dalam setiap kegiatannya, tentunya harus sesuai dengan kebutuhan bangsa Indonesia dalam menghadapi perkembangan ekonomi dan perubahan lingkungan strategis dalam bidang usaha.

DASAR-DASAR HUKUM KOPERASI INDONESIA

Koperasi-Ciri-ciri-Badan-Hukum-dan-Hukum-Bisnis

Dalam pengertian umum, ide adalah suatu cita-cita yang ingin dicapai. Cita-cita berkoperasi tumbuh dan berkembang dari berbagai ide yang melandasinya. Ide berkoperasi, telah berkembang jauh sebelum koperasi itu sendiri berwujud sebagai koperasi. Ide yang berasal dari berbagai pandangan itu kemudian melebur ke dalam prinsip-prinsip, asas-asas dasar koperasi.

Indonesia adalah negara hukum yang berpedoman kepada Dasar Negara Pancasila, UUD 1945, dan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) sebagai sumber hukum tertinggi yang telah ditetapkan oleh MPR-RI sebagai suatu sumber azaz demokrasi. Di Indonesia Koperasi telah mendapatkan tempat yang jelas dan pasti, maka dari itu koperasi berlandaskan hukum negara yang sangat kuat.

Tinjauan Umum Tentang Koperasi Dasar hukum koperasi adalah Pasal 33 ayat (1) Undang-Undang dasar Negara Republik Indonesia 1945 (UUD N RI 1945) dan UndangUndang Nomor 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian.

Dasar-dasar Hukum Koperasi Indonesia :

  1. Undang-undang No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.
  2. Peraturan Pemerintah No. 4 tahun 1994 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pengesahan Akta Pendirian dan Perubahan Anggaran Dasar Koperasi.
  3. Peraturan Pemerintah No. 17 tahun 1994 tentang Pembubaran Koperasi oleh Pemerintah
  4. Peraturan Pemerintah No. 9 tahun 1995 tentang Pelaksanaan Kegiatan Simpan Pinjam oleh Koperasi
  5. Peraturan Pemerintah No. 33 tahun 1998 tentang Modal Penyertaan pada Koperasi.
  6. Surat Keputusan Menteri Negara Koperasi dan PPK No. 36/Kep/MII/1998 tentang Pedoman Pelaksanaan Penggabungan dan Peleburan Koperasi
  7. Surat Keputusan Menteri Negara Koperasi dan PKM No. 19/KEP/Meneg/III/2000 tentang Pedoman kelembagaan dan Usaha Koperasi
  8. Peraturan Menteri No. 01 tahun 2006 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pembentukan, Pengesahan Akta Pendirian dan Perubahan Anggaran Dasar Koperasi.

Landasan-landasan koperasi dapat di bagi menjadi 3 (tiga) hal, antara lain :

  1. Landasan Idiil Koperasi Indonesia adalah Pancasila.
  2. Landasan Strukturil dan  landasan gerak Koperasi Indonesia adalah Pasal 33 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 (UUD N RI 1945).
  3. Landasan Mental Koperasi adalah setia kawan dan kesadaran berpribadi. Dasar hukum Koperasi Indonesia adalah UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. UU ini disahkan di Jakarta pada tanggal 21 Oktober 1992, ditandatangani oleh Presiden RI Soeharto, dan diumumkan pada Lembaran Negara RI Tahun 1992 Nomor 116.

Koperasi Indonesia berdasarkan UU No. 25 tahun 1992, koperasi suatu badan usaha yang dipandang oleh undang-undang sebagai suatu perusahaan. Dimana dibentuk oleh anggota-anggotanya untuk melakukan kegiatan usaha dan menunjang kepentingan ekonomi anggotanya.

Prinsip koperasi dalam UU No. 25 tahun 1992 mengenai Perkoperasian, sebagai berikut :

  • Pengelolaan koperasi dijalankan secara demokrasi
  • Pembagian sisa hasil usaha dilaksanakan secara adil sesuai dengan jasa yang di jual anggotanya
  • Koperasi harus bersifat mandiri
  • Balas jasa yang diberikan bersifat terbatas terhadap modal.

BerdasarkanUU No. 12 tahun 1967, koperasi merupakan organisasi kerakyatan bersifat sosial, anggotanya orang-orang yang termasuk dalam tatanan ekonomi bersifat usaha bersama dan berazazkan pada kekeluargaan, maka dari itu koperasi di Indonesia di lindungi oleh badan hukum yang telah ditetapkan.

Dalam undang-undang ini yang dimaksudkan dengan :

  • Koperasi adalah suatu organisasi bisnis yang di operasikan secara bersama berdasarkan prinsip-prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berazazkan kepada kekeluargaan. Bertujuan untuk mencapai kepentingan ekonomi bersama dan meningkatkan kesejahteraan bersama anggotanya maupun orang banyak yang membutuhkan.
  • Perkoperasian adalah suatu hal yang sangat berkaitan dengan kehidupan koperasi.
  • Koperasi Primer ialah suatu koperasi yang didirikan oleh sekurangnya 20 orang dimana setiap anggotanya berjumlah perseorangan.
  • Koperasi Sekunder adalah gabungan suatu badan koperasi yang memiliki jangkauan kerjanya sangat merata dan luas.
  • Gerakan Koperasi adalah keseluruhan organisasi koperasi dan kegiatan perkoperasian yang bersifat terpadu dan terarah untuk menuju tercapainya suatu cita-cita bersama.

It’s My Daily Activity

Berbicara tentang aktivitas harian, siapa yang tak mempunyai aktivitas harian? Semua orang pasti atau relative memiliki aktivitas keseharian mereka. Begitu pun dengan ku, aktivas harian ku lebih condong ke kuliah. Karena saat ini aku sedang melanjutkan study ku di Perguruan Tinggi Universitas Gunadarma yang berada di daerah Cengkareng.

Saat kuliah pastinya disana kita belajar bersama teman dan juga dosen tentunya yang membimbing kami untuk mempelajari materi mata kuliah. Selain itu juga berkumpul dan bermain bersama teman-teman yang rada-rada, hahaha tapi mereka semua seru kok ^^, aku beruntung bisa mengenal mereka.

IMG-20130928-WA007

IMG-20130928-WA010

Selain aktivitas harian ku di perkuliahan, kegiatanku  juga mengisi waktu luang setelah selesai kuliah, yaitu dengan mengajar untuk tingkat TK – SD di bimbel dekat kampus dari hari senin – jumat. Hitung-hitung mengisi waktu luang setelah kuliah dan mengisi dompet juga walaupun tidak seberapa, hehehe. Karena kuliah selesai dominan sekitar pukul 12-an, sedangkan waktu mengajar pukul 3, maka sebelum mengajar aku ngumpul bersama teman dahulu untuk makan siang dan juga ibadah sholat. Setelah mendekati pukul 3 maka aku pun berangkat untuk mengajar. Anak-anak di tempat bimbel asyik tapi susah diatur, yah namanya juga anak kecil kadang mau diajak belajar kadang males-malesan belajar, harus sabar menghadapi anak yang seperti itu, mau di omelin atau di gentak kasian anak orang lagipula ngga tega juga, tapi di diemin malah main-main, jadinya harus ditegasin kan walaupun menahan emosi. Tapi mereka sebenarnya anak yang lucu – lucu, apalagi untuk yang tingkat TK.

Di hari minggu ada kegiatan komunitas Sahabat Anak di Grogol yang merupakan komunitas sosial untuk mengajar anak marginal disana. Aku bersama Ulfa, Leli dan Agnis menjadi salah satu dari komunitas tersebut. Mungkin sebagaian orang anak-anak seperti itu dianggap kurang berpotensi dalam hal pendidikan. Tetapi mereka ternyata berpotensi untuk menangkap ilmu yang diberikan karena mereka sangat bersemangat untuk belajar bersama. Sangat menyenangkan dapat mengajar dan bermain bersama anak-anak disana.

photo5529

photo5528

Tentang diriku, untuk musik aku menyukai boyband asal Korea Selatan yaitu Super Junior. Diantara para member, aku meyukai member yang bernama Yesung. Bagi yang mengenal dan menyukai super junior pastinya tau dong siapa Yesung, hahaha. Mendengarkan lagu-lagu dari super junior dapat dikatakan aktivas keseharianku, karna aku selalu mendengarnya hampir setiap hari. Dan itu juga salah satu hobby ku.

yesung7  super-junior-members15 BFJvicuCIAAfKR5

Aku sangat menyukai anime Detective Conan. Walaupun entah sampai kapan akan tamat. Tapi tak apa-apa karena analisis dalam menyelesaikan kasus itu sangat keren dan hebat, selain itu dapat menambah pengetahuan dari kejadian kasus yang terjadi dengan analisa-analisanya yang menurutku masuk akal. Kerena itulah detective conan menjadi salah satu anime favoritku.

Detective%20Conan%20wallpaper%2033               423943_305547429509470_110925548971660_872928_854504697_n

Untuk kegiatan harianku memang lebih condong ke perkuliahan, dan aktivitas sehari-hari yang biasa dilakukan. Yah walaupun terkadang terasa capek dalam melakukan aktivitas seharian tetapi dibawa santai saja agar tidak larut dalam stress berkepanjangan ^^.

PRINSIP – PRINSIP EKONOMI KOPERASI DAN CIRI – CIRI KHAS EKONOMI KOPERASI

Prinsip – Prinsip Ekonomi Koperasi

Prinsip koperasi adalah suatu sistem  ide -ide abstrak  yang merupakan petunjuk untuk membangun koperasi yang efektif dan tahan lama. Prinsip koperasi terbaru yang dikembangkan International Cooperative Alliance (Federasi koperasi non – pemerintah internasional) adalah keanggotaan yang bersifat terbuka dan sukarela, pengelolaan yang demokratis, partisipasi anggota dalam ekonomi kebebasan dan otonomi,  serta pengembangan pendidikan, pelatihan, dan informasi .

Adapun prinsip menurut ICA (International Cooperative Allience) :

  • Keanggotaan koperasi secara terbuka tanpa adanya pembatasan yang dibuat-buat
  • Kepemimpinan yang demokratis atas dasar satu orang satu suara
  • Modal menerima bunga yang terbatas (bila ada )
  • SHU dibagi 3 : cadangan, masyarakat, ke anggota sesuai dengan jasa masing-masing
  • Semua koperasi harus melaksanakan pendidikan secara terus menerus
  • Gerakan koperasi harus melaksanakan kerjasama yang erat, baik ditingkat regional, nasional maupun internasional

Menurut Rochdale :

  • Pengawasan secara demokratis
  • Keanggotaan yang terbuka
  • Bunga atas modal dibatasi
  • Pembagian sisa hasil usaha kepada anggota sebanding dengan jasa masing-masing anggota
  • Penjualan sepenuhnya dengan tunai
  • Barang-barang yang dijual harus asli dan tidak yang dipalsukan
  • Menyelenggarakan pendidikan kepada anggota dengan prinsip-prinsip anggota
  • Netral terhadap politik dan agama

Prinsip Koperasi diantaranya, sebagai berikut:

  •  Keanggotaan koperasi bersifat sukarela dan terbuka
  •  Pengelolaan koperasi dilakukan secara demokratis
  •  Pembagian laba dilakukan secara adil dan sebanding dengan besarnya jasa para anggota
  •  Pemberian balas jasa yang terbatas pada modal
  •  Kemandirian
  •  Pendidikan Perkoperasian
  •  Kerjasama antar koperasi

Ciri – Ciri Khas Ekonomi Koperasi

  1. Keanggotaan Bersifat Sukarela dan Terbuka Sifat sukarela dalam keanggotaan koperasi mengandung makna bahwa menjadi anggota tidak boleh dipaksa oleh siapapun. Selain itu berarti pula bahwa seorang anggota dapat mengundurkan diri dari koperasi sesuai dengan syarat yang ditentukan dalam anggaran dasar koperasi.
  2. Pengelolaan Dilakukan Secara Demokratis Prinsip demokrasi menunjukkan bahwa pengelolaan koperasi dilakukan atas kehendak dan keputusan para anggota. Anggota koperasi adalah pemegang dan pelaksana kekuasaan tertinggi dalam koperasi.
  3. Pembagian Sisa Hasil Usaha ( SHU ) Pembagian SHU adalah koperasi dilakukan secara adil sebanding dengan besar nya jasa usaha masing-masing anggota. Besarnya modal yang dimiliki anggota tidak mutlak dijadikan dasar dalam pembagian SHU. Kententuan ini merupakan perwujudan nilai kekeluargaan dan keadilan.
  4.  Pemberian Balas Jasa Terbatas terhadap Modala Modal dalam koperasi pada dasar nya dipergunakan untuk kemanfaatan anggota dan bukan sekedar mencari keuntungan. Oleh karena itu, balas jasa terhadap modal yang diberikan kepada anggota jasa terbatas dan tidak didasarkan semata-mata atas besarnya modal yang diberikan. Terbatas disini maksudnya adalah wajar dalam arti tidak melebihi susku bungan yang berlaku dipasar.
  5. Kemandirian Kemandirian mengandung pengertian dapat berdiri sendiri tanpa bergantung pada pihak lain. Semua keputusan dan kegiatan koperasi dilandasi oleh kepercayaan, pada pertimbangan, kemampuan, dan usaha sendiri. Kemandirian berarti pula kebebasan yang bertanggung jawab keperbuatan sendiri dan kehendak untuk mengelola diri sendiri.

Nama  : Hikma Yogandita Septyagati
Kelas   : 2EB26
NPM    : 28212378

1.    

PENGERTIAN KOPERASI DAN CIRI-CIRI KOPERASI

Pengertian Koperasi

Istilah koperasi berasal dari bahasa asing co-operation. (Co = bersama, operation = usaha), koperasi berarti usaha bersama, misalnya Koperasi Unit Desa (KUD) artinya usaha bersama masyarakat di satu wilayah desa, Koperasi Karyawan artinya usaha bersama para karyawan.

Menurut Undang-undang Nomor 12 tahun 1967 tentang pokok-pokok perkoperasian,”Koperasi Indonesia adalah organisasi ekonomi rakyat berwatak sosial, beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan”(pasal 3 UU No.12/1967).

Menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 Pasal 1 Ayat 1 tentang perkoperasian menyatakan bahwa koperasi adalah “badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi dan sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan”.

Koperasi merupakan kumpulan orang dan bukan kumpulan modal. Koperasi harus betul-betul mengabdi kepada kepentingan perikemanusiaan semata-mata dan bukan kepada kebendaan. Kerjasama dalam koperasi didasarkan pada rasa persamaan derajat, dan kesadaran para anggotanya. Koperasi merupakan wadah demokrasi ekonomi dan sosial. Koperasi adalah milik bersama para anggota, pengurus maupun pengelola. Usaha tersebut diatur sesuai dengan keinginan para anggota melalui musyawarah rapat anggota.

Koperasi sebagai badan usaha dapat melakukan kegiatan usahanya sendiri dan dapat juga kerja sama dengan badan usaha lain, seperti perusahaan swasta maupun perusahaan negara. Perbedaan antara koperasi dan badan usaha lain, dapat digolongkan sebagai berikut :

a. Dilihat dari segi organisasi

Koperasi adalah organisasi yang mempunyai kepentingan yang sama bagi para anggotanya. Dalam melaksanakan usahanya, kekuatan tertinggi pada koperasi terletak di tangan anggota, sedangkan dalam badan usaha bukan koperasi, anggotanya terbatas kepada orang yang memiliki modal, dan dalam melaksanakan kegiatannya kekuasaan tertinggi berada pada pemilik modal usaha.

b. Dilihat dari segi tujuan usaha

Koperasi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan bagi para anggotanya dengan melayani anggota seadil-adilnya, sedangkan badan usaha bukan koperasi pada umumnya bertujuan untuk mendapatkan keuntungan.

c. Dilihat dari segi sikap hubungan usaha

Koperasi senantiasa mengadakan koordinasi atau kerja sama antara koperasi satu dan koperasi lainnya, sedangkan badan usaha bukan koperasi sering bersaing satu dengan lainnya.

d. Dilihat dari segi pengelolahan usaha

Pengelolahan usaha koperasi dilakukan secara terbuka, sedangkan badan usaha bukan koperasi pengelolahan usahanya dilakukan secara tertutup.

Ciri – Ciri Koperasi

Beberapa ciri dari koperasi ialah :

  • Sifat sukarela pada keanggotannya
  • Rapat anggota merupakan kekuasaan tertinggi dalam kopeerasi
  • Koperasi bersifat nonkapitalis
  • Kegiatannya berdasarkan pada prinsip swadaya (usaha sendiri), swakerta (buatan sendiri), swasembada (kemampuan sendiri).
  •  Perkumpulan orang.
  • Pembagian keuntungan menurut perbandingan jasa. Jasa modal dibatasi.
  • Tujuannya meringankan beban ekonomi anggotanya, memperbaiki kesejahteraan anggotanya, pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.
  • Modal tidak tetap, berubah menurut banyaknya simpanan anggota.
  • Tidak mementingkan pemasukan modal/pekerjaan usaha tetapi keanggotaan pribadi dengan prinsip kebersamaan.
  • Dalam rapat anggota tiap anggota masing-masing satu suara tanpa memperhatikan jumlah modal masing-masing.
  • Setiap anggota bebas untuk masuk/keluar (anggota berganti) sehingga dalam koperasi tidak terdapat modal permanen.
  • Seperti halnya perusahaan yang terbentuk Perseroan Terbatas (PT) maka Koperasi mempunyai bentuk Badan Hukum
  • Menjalankan suatu usaha.
  • Penanggungjawab koperasi adalah pengurus.
  • Koperasi bukan kumpulan modal beberapa orang yang bertujuan mencari laba sebesar-besarnya.
  • Koperasi adalah usaha bersama kekeluargaan dan kegotong-royongan. Setiap anggota berkewajiban bekerja sama untuk mencapai tujuan yaitu kesejahteraan para anggota.
  • Kerugian dipikul bersama antara anggota. Jika koperasi menderita kerugian, maka para anggota memikul bersama. Anggota yang tidak mampu dibebaskan atas beban/tanggungan kerugian. Kerugian dipikul oleh anggota yang mampu.

Koperasi di Indonesia pada dasarnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Koperasi adalah kumpulan orang dan bukan kumpulan modal. Artinya, koperasi mengabdi dan menyejahterakan anggotanya.
  2. Semua kegiatan di dalam koperasi dilaksanakan dengan bekerja sama dan bergotong royong berdasarkan persamaan derajat, hak, dan kewajiban anggotanya yang berarti koperasi merupakan wadah ekonomi dan sosial.
  3. Segala kegiatan di dalam koperasi didasarkan pada kesadaran para anggota, bukan atas dasar ancaman, intimidasi, atau campur tangan pihak-pihak lain yang tidak ada sangkut pautnya dengan koperasi.
  4. Tujuan ideal koperasi adalah untuk kepentingan bersama para anggotanya.
Nama : Hikma Yogandita Septyagati
Kelas  : 2EB26
NPM  :  28212378